Metode Guru PAI Dalam Menerapkan Pembinaan Mental Peserta Didik Di MTs Satu Atap Islam Wathaniyah Cimpu Kecamatan Suli Kabupaten Luwu

  • Yunus Yunus Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Eresha Pamulang

Abstract

Pendidikan agama diyakini dapat dijadikan sebagai benteng kepribadian dan pembekalan hidup untuk andil dalam persaingan di kancah dunia. Namun sudah maklum bahwa adanya kegagalan pendidikan agama Islam di negara kita bahkan pendidikan formal secara umumnya. Yang menjadi analisis klasik. Konsep pembinaan mental di MTs Satu Atap Islam Wathaniyah Cimpu Kecamatan Suli Kabupaten Luwuyaitu melalui proses internalisasi. Nilai-nilai moral yang diaktualisasikan pada peserta didik. Di sisi yang lain peserta didik diberikan pemahaman betapa pentingnya kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual lewat internalisasi dan metode guru PAI di MTs Satu Atap Islam Wathaniyah Cimpu Kecamatan Suli Kabupaten Luwu yaitu beberapa cara: 1. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengaplikasikan ilmu yang diterapkan oleh guru. 2) Pegawasan yaitu bertujuan untuk mengarahkan akan tetapi tidak mendikte peserta didik, 3) Pengamalan. Terbentuknya kesadaran keagamaan salah satunya adalah lewat islamisasi budaya atau menciptakan lingkungan pendidikan yang berorientasi Islam dan berbasis religius. Membangun kesadaran keagamaan tidak hanya lewat kegiatan guru pendidikan agama Islam akan tetapi untuk membentuk kesadaran keagamaan secara spiritual spesifik lewat pembinaan mental.

References

A. Maxwell, Joseph, Qualitative Research Design: An Interactive Approach, Sage, 2012.
Abi Hasan Muslim ibnu Haji Muslim, Iman, Shahih Muslim, juz 8, Darul Ma’rif Beirut-Lebanon, thn 261 H.
Arisandi, Riza and Melly Latifah, “Analisis Persepsi Anak Terhadap Gaya Pengasuhan Orangtua, Kecerdasan Emosional, Aktivitas Dan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Di SMA Negeri 3 Sukabumi,” Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen 1, no. 2, 2008.Daud Ali, Mohammad, Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2011.
Arikunto, Suharsimi, Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta : PT. Bumi Aksara, 2006.
Departemen Agama RI., al-Qur’an dan Terjemahnya, Bandung: Darus Sunnah, 2002.
Fajar, Malik, Pendidikan Islamdalam Pengembangan Pendidikan Islam Yang Menjanjikan Masa Depan” tt:UIN- Press, 2006.
Hasbullah, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2013.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Yogjakarta: Bening, 2010.
John W. Creswell, Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed, Jogjakarta, Pustaka Pelajar: 1998.
José Ignacio Ruiz Olabuénaga,Metodología de La Investigación Cualitativa (Vol. 15. Universidad de Deusto, 2012.
Johnson, Burke & Lary Cristenson, Educatonal Research: Quantitative, Qualitative, and Mixed Approaches,Boston: Pearson Educationa, 2004.
K. Yin, Robert, Qualitative Research from Start to Finish (Guilford Press, 2010),
Lawrence Berg, Bruce &Howard Lune, Qualitative Research Methods for the Social Sciences, Vol. 5. Boston: Pearson, 2004.
Mariam, Sharan B, Qualitative Research and Case Study Application in Education, San Fransisco: Jossey-Bass Publishers, 1998.
McMillan, James H. & Sally Schumacher, Research In Education: A Conceptual Introduction, Publisher: Allyn & Bacon, 2000.
Moleong, Lexy J, Metodologi Penelitian Kualitatif,Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005.
Moleong,Lexy, J, Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: Rosdakarya, 1995.
Munawaroh, Faizatul, “Konsep Diri, Intensitas Komunikasi Orang Tua-Anak, Dan Kecenderungan Perilaku Seks Pranikah,” PERSONA: Jurnal Psikologi Indonesia 1, no. 2, 2012.
Nawawi, Hadari, Penelitian Terapan, Yogyakarta: Gajah Mada, University Press, 1996.
Nurtain, Analisis Item, Cet.I; Yogyakarta: UGM, 1991.
Sudrajat, Ajat, “Mengapa Pendidikan Karakter?,” Jurnal Pendidikan Karakter 1, no. 1, 2011.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D (Bandung: Alfabeta, 2008), h.11.
Strauss, Anselm dan Juliet Corbin, Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif; Tata Langkah dan Teknik-Teknik Teoritisasi Data, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

Wawancara:

Bahrum, Kepala MTs SA Islam Wathaniyah, Wawancara, Cimpu, 28 Juli 2017.
Masniar, Guru Akidah Akhlak MTs SA Islam Wathaniyah Cimpu, Wawancara, Cimpu, 28 Juli, 2017.
Harpiati, Guru Fikih MTs SA Islam Wathaniyah Cimpu, Wawancara, Cimpu, 28 Juli, 2017.
Bahrum, Kepala MTs SA Islam Wathaniyah , Wawancara, Cimpu, 28 Juli 2017.
Harnida, Orang tua peserta didik, Wawancara, Cmpu, 9 Agustus 2017.
Published
2018-07-20
How to Cite
YUNUS, Yunus. Metode Guru PAI Dalam Menerapkan Pembinaan Mental Peserta Didik Di MTs Satu Atap Islam Wathaniyah Cimpu Kecamatan Suli Kabupaten Luwu. At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 206-224, july 2018. ISSN 2477-295X. Available at: <http://ejournal.stitmuhpacitan.ac.id/index.php/tajdid/article/view/136>. Date accessed: 20 nov. 2018.
Section
Articles